MATERI PEMBELAJARAN KELAS XII
MATERI PEMBELAJARAN
KD 3.2 Memahami
Berbagai Permasalahan Sosial
yang Disebabkan
oleh Perubahan Sosial Ditengah-tengah Pengaruh Globalisasi
Pertemuan Ke-5,
Kelas XII
Alokasi Waktu 2x45
Menit
Galuh Icha Rizkina
(K8417033)
A.
Gejala-Gejala
Globalisasi
Pada
saat ini, masyarakat Indonesia juga telah mengalami globalisasi. Alat-alat
modern, pembanguunan gedung-gedung, internet, dan lainnya sudah menjadi hal
yang biasa kita jumpai. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia menjadi salah satu
Negara yang juga mengalami gejala globalisasi. Di bawah ini adalah bidang yang
mengalami gejala globalisasi tersebut,
1.
Bidang
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Menurut Kun
Maryati dan Juju Suryawati (2014:64), kemajuan ilmu pengetahuan selalu diiringi
dengan kemajuan tegnologi. Hal ini terbukti dengan banyaknya penemuan dalam
bidang tegnologi guna memenuhi kebutuhan hidup manusia dalam melakukkan
berbagai aktivitas sehari hari.
Contoh kemajuan
iptek adalah sebagai berikut.
a.
Penemuan
telepon sebagai alat komunikasi yang membawa kemudahan bagi penggunanya.
Setelah itu berkembang pula faksmile, telepon genggam , internet, dan
lain-lain.
b.
Penemuan
alat transportasi dari yang paling ringan, seperti sepeda sampai dengan
alat-alat transportasi lain yang dspst digunakan di darat, laut, dan udara.
penemuan ini sangat bermanfaat bagi masyaraat karena dapat menghemat waktu,
tenaga, dan biaya.
c.
Penemuan
peralatan kantor, seperti mesin tik sampai dengan computer yang dapat membantu
menyimpan dan mengolah data. Penemuan ini selanjutnya berkembang pada penemuan
yang lebih canggih, yaitu internet.
d.
Penemuan
suumber-sumber energy yang dapat diperbarui, seperti energy surya, angin, air,
nuklir,dan biogas melengkapi keberadaan sumber-sumber energy yang tidak dapat
diperbaharui.
Pengembangan
ilmu pengetahuan dan tegnologi di Indonesia melibatkan Negara-negara lain. Dalam banyak proyek
pengembangan ilmu pengetahuan seperti penelitian-penelitian, beasiswab dan
institusi pendidikan Negara lain telah banyak terlibat, baik dari segi
pembiayaan maupun pengadaan fasilitas. Selain contoh di atas, contoh lain
gejala globalisasi ilmu pengetauan adalah maraknya dibuka sekolah-sekolah
Internasional di Negara-negara lain, termasuk Indonesia.
2.
Bidang
Ekonomi
Globalisasi
ekonomi menurut Kun Maryati dan Juju Suryawati (2014) adalah meningkatnya
saling ketergantungan ekonomi negara-negara di dunia berkat percepatan
pergerakan barang, jasa, tegnologi,dan model lintas perbatasan. Globalisasi
ekonomi merupakan proses peningkatan integrasi ekonomi antar negara yang
berujung pada munculnya pasar global dan pasar dunia tunggal. Tren globalisasi
saat ini dianggap hasil dari integrasi negara maju degngan negara yang kurang
maju melalui investasi langsung asing. Pengurangan batasan perdagangan
reformasi ekonomi, dan imigrasi. Jenis globalisasi ekonomi ini lebih spesifik
lagi, seperti yang dikemukakan oleh Tanri Abeng (Haryanto, 2011), yaitu sebagai
beriut.
a.
Globalisasi
Produksi : ditandai dengan berdirinya perusahaan yang melakukan produksi di
berbagai negara. Tujuannya adalah untuk menekan harga produksi.
b.
Globalisasi
Pembiayaan : perusahaan multinasional lebih mudah memperoleh pinjaman atau
melakukan investasi di negara-negara di dunia.
c.
Globalisasi
Tenaga Kerja : kehadirna tenaga kerj asing merupakan terjadinya globalisasi
tenaga kerja.
d.
Globalisasi
Jaringan Informasi : adanya globalisasi membuat jaringan informasi masyarakat
lebih mudah dan cepat mendapatkan dari negara-negara di dunia.
e.
Globalisasi
Perdagangan : terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tariif, serta
penghapusan nontarif sehingga kegiatan perdagangan dan ersaingan menjadi lebih
mudah, ketat, dan adil.
3.
Bidang
Politik
Menurut Kun
Maryati dan Juju Suryawati (2014), keberhasilan pembangunan di bidang politik
semakin memantapkan tatanan kehidupan politik dan kenegaraan yang berdasarkan
emokraso Pancasila, memantapkan perkembangan organisasi sosial politik dan
kemasyarakatan, serta mendorong peningkatan kesadaran berpolitik rakyat.
Pada masa
reformasi, Indonesia berpaya untuk melakukan demokrasi yang sesungguhnya.
Munculnya berbagai partai politik dengan ideologinya masing-masing merupakan
ciri tumbuhnya demokrasi di Indonesia.
4.
Bidang
Budaya dan Agama
Menurut Kun
Maryati dan Juju Suryawati (2014), globalisasi budaya telah meningkatan kontak
lintas budaya. Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa
seperti televisi, film,music, transmisi berita internasional. Saat ini kita
dapat merasakan hasil gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang
melintasi keberagaman budaya, misalnya dalam bidang fashion/busana, literatur,
dan makanan. Perkembangan tegnologi di bidang Informasi dan komunikasi dapat
mengubah pola piker masyarakat menjadi lebih modern dan dinamis. Globalisasi
budaya ini tidak hanya melalu interaksi media massa melalui iklan-iklan
menampilkan beragam keadaan budayanya, perkembangan mode pakaian, makanan, dan
music, tetapi juga bisa melalui kunjungan turis-turis asing yang masuk ke suatu
negara, pertukaran budaya antar negara, serta ajang-ajang perlombaan yang
berskala internasional. Semakin sering kontak budaya lain, secara tidak
langsung nilai-nilai budaya lain akan semakin tersebar.
Globalisasi di
bidang agama lebih terfokus pada aplikasi ajaran agama dalam konteks kekinian
tanpa melanggar atau menabrak kaidah-kaidah agama. Globalisasi juga memicu penganut
agama yang lain dalam konteks toleransi sehingga tercermin kehidupan yang
harmonis dalam masyarakat multicultural. Globalisasi di bidang agama juga
merupakan imbas dari globalisasi yang menyangkut sarana dan prasarana
keagamaan.
Sumber :
1.
Maryati,
Kun dan Juju Suryawati. 2014. Sosiologi :
Kelompok Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta : Erlangga.
2.
Soekanto,
Soerdjono. 2006, Sosiologi Suatu
Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
3.
Mansyur,
Fakih. 2011, Runtuhnya Teori Pembangunan
dan Globalisasi. Yogyakarta: Insis Press.
Komentar
Posting Komentar