MATERI PEMBELAJARAN KELAS X
FITRI QORI IMAMI
K8417031
Pendidikan Sosiologi Antropologi
Kelas B
KOMPETENSI DASAR 3.3
Menerapkan Konsep-Konsep Dasar Sosiologi
untuk Memahami Ragam Gejala Sosial di Masyarakat
Kelas X
Pertemuan Ke 13
Materi
Pembelajaran
Ciri-Ciri Masyarakat Modern
Masyarakat modern adalah masyarakat yang telah mengalami
transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi, dimana mereka telah mampu
menyesuaikan dengan situasi dan kondisi sesuai zamannya.
Dalam kehidupan sekarang, masyarakat modern identik
dengan masyarakat kota. Kota dapat diartikan sebagai suatu kawasan tempat tinggal
berbagai lapisan masyarakat. Kota juga merupakan pusat pemerintahan,
perekonomian, pendidikan, dan berbagai aktivitas sosial lainnya. Pada
masyarakat modern hubungan antara anggota masyarakat bersifat persekutuan dan
tingkat ketergantungan antaranggota masyarakat sangat tinggi akibat adanya
spesialisasi dalam bidang-bidang tertentu.
Masyarakat modern memiliki ciri-ciri, menurut Soerjono
Soekanto (1982) ada 10 ciri-ciri masyarakat
modern, yaitu :
1.
Bersikap terbuka terhadap pengalaman baru maupun penemuan baru
Masyarakat
modern adalah masyarakat yang lebih mengedepankan rasionalitas dan lebih
terbuka akan hal-hal baru. Masyarakat modern berusaha agar anggota masyarakat
mempunyai pendidikan yang cukup tinggi. Masyarakat modern pada intinya berusaha
untuk menghilangkan prasangka sehingga mau menerima hal-hal baru yang nantinya
dapat bermanfaat bagi kehidupannya.
2.
Sikap mau menerima perubahan
Masyarakat
modern mempunyai sikap kritis, terbuka, berpikir secara objektif, rasional, dan
logis dalam menerima setiap perubahan yang ada dengan melakukan seleksi
terlebih dahulu. Artinya perubahan yang membawa dampak positif bagi nilai-nilai
di masyarakat akan diterima dengan tangan terbuka, sebaliknya perubahan yang
dapat menimbulkan rusaknya norma-norma sosial akan ditolak keberadaannya.
Masyarakat
modern menyukai adanya pembaharuan dan mau menerima pembaharuan, karena masyarakat
modern juga suka kepada perubahan, selalu bersifat dinamis, dan suka mencoba
untuk membuktikan mana yang lebih baik.
3.
Mempunyai kepekaan terhadap masalah-masalah yang terjadi di sekitarnya
Masyarakat
modern memiliki sifat peka terhadap
kondisi lingkungan sekitar, baik terhadap lingkungan alam maupun keadaan orang
lain. Sifat peka tersebut merupakan kemampuan seseorang untuk merasakan atau
sadar akan hal yang terjadi di lingkungan sekitarnya dan menunjukkan sifat
serta sikap kepeduliannya untuk mengatasi permasalahan yang sedang terjadi. Dengan adanya sifat
atau rasa kepekaan sosial pada diri masyarakat maka dapat digunakan sebagai
cara alternatif terbaik untuk mengatasi masalah-masalah yang ada pada lingkungan
alam dan sekitarnya dengan cepat dan efektif. Dampak dari adanya kepekaan dapat
mengantarkan masyarakat pada era kehidupan yang aman dan nyaman.
4.
Berorientasi pada masa kini dan masa mendatang
Orientasi artinya kecenderungan pandangan.
Orientasi ke masa depan artinya suatu gambaran, pandangan, atau kecenderungan
yang dimiliki oleh seseorang tentang dirinya untuk berpikir mengenai masa
depan. Dengan kata lain adalah bagaimana seseorang merumuskan dan menyusun visi
ke depannya. Masyarakat modern pada umumnya memiliki sebuah perencanaan yang
sudah disusun baik itu untuk masa kini dan masa yang akan datang. Orientasi
masa depan adalah gambaran masa depan yang dimiliki setiap individu untuk
dirinya sendiri baik dalam ruang lingkup pendidikan, pekerjaan ataupun dalam
kehidupan berkeluarga tentang bagaimana dan akan seperti apa dirinya di masa
depan. Artinya, masyarakat modern sudah memiliki sebuah gambaran dan menyusun
tujuan-tujuan yang akan dicapai suatu saat nantinya. Masyarakat modern
berpikiran jauh ke depan dan berusaha untuk mempersiapkan segala sesuatunya
untuk masa kini dan masa yang akan datang.
5.
Menggunakan perencanaan dalam segala tindakannya
Masyarakat
modern selalu membuat sebuah perencanaan yang matang terlebih dahulu sebelum
melakukan suatu tindakan. Rencana yang baik adalah rencana yang dapat
dipraktekkan atau yang dapat dilaksanakan. Dengan adanya perencanaan yang baik,
maka suatu kegiatan akan dapat berjalan dengan baik dan sesuai apa yang
diharapkan.
6.
Menyakini adanya manfaat IPTEK
Ilmu pengetahuan dan Teknologi merupakan dua
hal yang sulit dipisahkan karena IPTEK muncul sebagai akibat dari aktivitas
untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, baik kebutuhan jasmani
maupun kebutuhan rohani. Dengan adanya kemajuan di bidang IPTEK di era modernisasi
ini, semakin membuat masyarakat mudah dalam melakukan kegiatan sehari-harinya.
Khususnya pada masyarakat modern, dimana masyarakat modern menyakini dan
merasakan adanya manfaat IPTEK bagi kehidupannya. Masyarakat modern menyakini
bahwa setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan
manusia, memberikan banyak kemudahan, dan sebagai cara baru dalam melakukan
aktifitas manusia, karena di era modernisasi ini masyarakat dituntut
untuk cepat tanggap, selalu berusaha meningkatkan inisiatif dan kreativitas.
7.
Menghormati hak, kewajiban, dan kehormatan pihak lain (HAM)
Masyarakat
modern memiliki sikap untuk menghargai orang lain dan memiliki sifat
keterbukaan, yaitu dapat menerima pandangan dan gagasan orang lain. Masyarakat modern
sadar akan martabat orang lain dan memperlihatkan penghargaan kepadanya.
Masyarakat modern tidak memaksakan kehendak orang lain dan berusaha untuk tetap
menjaga kehormatan orang lain.
8.
Tidak mudah menyerah dan tidak bergantung pada nasib
Masyarakat
modern selalu berusaha
memandang keberhasilan atau kegagalan tergantung dari usaha diri sendiri dan
tidak mudah menyerah pada nasib atau keadaan serta tidak tergantung dan
mengharapkan bantuan dari orang lain. Masyarakat modern selalu mempunyai cara
pandang yang positif terhadap diri sendiri, orang lain, dan situasi di luar dirinya.
Masyarakat modern juga memiliki harapan yang realistis terhadap diri sendiri,
sehingga apabila harapan tersebut tidak terwujud maka mereka tetap mampu
melihat sisi positif dirinya dan situasi yang terjadi. Apabila mengalami suatu
kegagalan, maka mereka akan berusaha untuk mencari solusinya dan berusaha untuk
belajar dari kesalahannya.
9.
Senantiasa memiliki informasi yang lengkap mengenai pendiriannya
Masyarakat
modern pada umumnya memiliki dan mengenali segala sesuatu yang ada di dalam
dirinya. Masyarakat modern memiliki tekad dan pendirian yang kuat serta
berusaha untuk mengembangkan dan mewujudkan apa yang sudah menjadi
pendiriannya.
10. Menyakini pada potensi atau kemampuan yang dimilikinya
dan mampu mengembangkannya
Masyarakat
modern percaya pada kemampuannya sendiri. Kemampuan adalah potensi yang
dimiliki seseorang untuk meraih atau dapat diartikan sebagai bakat,
kreativitas, kepandaian, prestasi, kemimpinan dan lain-lain yang dipakai untuk
mengerjakan sesuatu. Masyarakat modern memiliki sikap optimis dan percaya diri
terhadap potensi dan kemampuan yang dimilikinya, serta yakin dapat
mengembangkan potensi dan kemampuan yang dimilikinya dengan sebaik mungkin.
Sumber :
-
Solihin, Akhmad. 2015. Pengertian dan Ciri-Ciri Masyarakat Modern.
Diambil dari https://visiuniversal.blogspot.com/2015/10/pengertian-dan-ciri-ciri-masyarakat_15.html, diakses
pada 23 Mei 2019.
-
Seokanto, Seorjono. 1982. Sosiologi
Suatu Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Komentar
Posting Komentar